PENGARUH PENYULUHAN PENGETAHUAN TANAMAN TOGA UNTUK HIPERTENSI DI KELURAHAN SEPATAN

  • Selvy Afrioza Dosen Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi
  • Mardianti STIKes Yatsi Tangerang

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Kelurahan Sepatan terdapat data bahwa 50% masyarakat yang memiliki riwayat penyakit hipertensi belum mengetahui tanaman obat keluarga (TOGA) untuk hipertensi. Untuk itu perlu dilakukan penyuluhan kesehatan mengenai manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) untuk hipertensi di Kelurahan Sepatan. Tanaman TOGA merupakan tanaman hasil dari budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat, tanamanan pagar, tanaman buah, tanaman obat yang tergolong rempah-rempah bumbu dapur atau tanaman sayur yang dapat ditanam di halaman rumah ladang dan kebun. Tujuan penyuluhan tanaman TOGA ini  adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat keluarga (TOGA) untuk hipertensi, cara pengolahannya dan membudidayakan tanaman TOGA tersebut di dalam pekarangan rumah masing-masing. Adapun Metode Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan desain penelitian praeksperimen dengan rancangan one group pre test post test dengan pemberian penyuluhan dengan menggunakan leaflet yang dilakukan secara door to door kepada masyarakat. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner serta uji analisis yang digunakan adalah wilcoxon signed rank test. Berdasarkan hasil uji analisis wilcoxon signed rank test, menghasilkan nilai Sig=0,025 pada variabel tingkat pengetahuan. Maka dapat disimpulkan “Ha diterima” (Sig 0,025 <0,05). Kesimpulannya bahwa penyuluhan kesehatan tentang pengetahuan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk hipertensi di Kelurahan Sepatan sangat dibutuhkan dan juga menambah semangat ide kreatif warga untuk membudidayakan tanaman TOGA tersebut dipekarangan   dan diharapkan jurnal ini dapat bermanfaat bagi masyarakat.

References

Ahmad, Z. (2019). Pemberian Jus Mentimun (Cucumis Sativus. Linn) Pada Penderita Hipertensi Wanita Usia Produktif.
Ansar, J. (2019). Determinant of Hypertension Incidence among Posbindu Visitor at Work Area of Puskesmas Ballaparang Makassar City.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Rineka Cipta.
Astuti, A. (2016). TIGA FAKTOR PENGGUNAAN OBAT HERBAL HIPERTENSI DI KOTA JAMBI.
BLACK, J. M. (2004). KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH BUKU 2. Jakarta: Salemba Medika.
Bustan, M. N. (2015). Manajemen Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Pt Rineka Cipta.
Cholifah dkk, N. (2008). Pengaruh Juice Belimbing Manis ( Averrhoa Carambola Linn ) Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Lemah Putih Kec. Brati Kab. Grobogan.
Dasuki. (2018). Pengaruh Pemberian Jus Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Rawasari Kota Jambi. 3.
Elfind Ponggohong, C. (2015). Pengaruh Pemberian Jus Mentimun Terhadaptekanan Darah Pada Penderita Hipertensidi Desa Tolombukan Kec. Pasan Kab. Minahasa Tenggara Tahun 2015. 3.
Emilda, E. (2017). ANALISIS PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (STUDI KASUS KELURAHAN SITUGEDE, KECAMATAN BOGOR BARAT).
Genatrika, E. (2018). Pengaruh Pelatihan Pengembangan Posyandu Melalui Tanaman Obat Keluarga (Toga) Terhadap Pengetahuan Kader Kesehatan. 10.
Hariyanto, A. (2015). KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH 1. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Harjono, Y. (2017). enyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga Di Kampung Mekar Bakti 01/01, Desa Mekar Bakti Kabupaten Tangerang. 3.
Hastuti, H. B. (2015). Pengaruh Daun Seledri Dan Daun Belimbing Wuluh Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri. Surakarta.
Izzati dkk, W. (2017). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Bawang Putih Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Pusesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2017.
Jayanti, D. (2018). Pengetahuan Pasien Tentang Pengobatan Hipertensi Dengan Menggunakan Obat Tradisional Di Desa Waimital Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. 3.
Khasanah, U. (2019). Edukasi Masyarakat Dalam Peningkatan Pencegahan Dan Perawatan Hipertensi Dan Dm Desa Kaliasin Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang.
Sari, C. Y. (2015). PENGGUNAAN BUAH MENGKUDU (Morinda CitrifoliaL.)UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH TINGGI.
Sari, I. K. (2018). engaruh Pemberian Air Perasan Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi.
Sari, Y. (n.d.). Berdamai Dengan HIPERTENSI. Jakarta: Bumi Medika.
Savitri, A. (2016). Tanaman Ajaib Basmi Penyakit Dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga).
Seiyudha, Y. H. (2018). Efektivitas Jus Belimbing Wuluh Dan Belimbing Manis Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Pembantu.
Sudarmoko, A. (2015). Sehat Taanpa Hipertensi. Yagyakarta: Cahaya Atma Pustaka.
Sugiyono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suidah, H. (2018). Efektifitas Air Rebusan Daun Seledri Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Di Posyandu Ngudi Konco Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo Kab. Malang. 6.
Susila dkk, K. A. (2017). JENIS DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DI DESA TINADING DAN PENGEMBANGANNYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN.
Wirasisya, D. (2018). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Sosialisasi Penggunaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Di Desa Tembobor. 15.
Yuliarti, N. (2011). Libas HIPERTENSI Dengan HERBAL Solusi Aman Mengatasi Hipertensi Dengan Khasiat Herbal. Yuliarti, Nurheti: Gajayana Publisher.
Published
2021-04-30